|
Secara etimologis, Teknologi Informasi dan komunikasi adalah perpaduan antara tiga unsur yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat untuk saling berkomunikasi. Informasi merupakan satu dari tiga hal tersebut.
Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun masih terdengar, informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.
Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan zaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.
Ditemukannya alfabet dan angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya. Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet, atau dengan penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi itu.
Kemudian, teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti radio, tv, komputer mengakibatkan informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan. (wikipedia)
Di SMK BAM, terdapat salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang bertujuan untuk menampung tulisan-tulisan dari seluruh siswa. Manjur memberi kebebasan untuk itu. Ini merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang mensinergisitaskan dengan program keahlian yang ada di SMK BAM, yaitu Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Namun, dalam perjalannya Manjur kurang begitu menggigit. Hal ini sangat diwajarkan, sebab bekal mereka belum cukup untuk mengekspresikan diri di bidang jurnalistik. Maka dari itu, SMK BAM akan memberi wadah sekaligus bekal teoritis. Wadah ini berfungsi sebagai tangan panjang dari Manjur. Namun berkonsentrasi di wilayah online. |